Kunjungan (Studi Visit) SMK Perpajakan Riau ke FASILKOM

SMK Perpajakan Riau melakukan kunjungan ke Fakultas Ilmu Komputer, acara yang dihadiri  oleh 77 orang tersebut yang diantarnya 72 orang siswa dan 5 orang guru pendamping dari jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) langsung di sambut hangat oleh Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Komputer yaitu Bapak M. Sadar, S.E.,M.Kom. Pada acara tersebut ada motivasi dari Bapak Syatriatna, M.Kom selaku Unit Penjamin Mutu fakultas dan sekilas tentang akademik oleh Bapak Ketua Jurusan Teknik Informatika, yaitu Bapak Ahmad Zamsuri, M.Kom serta informasi tentang jaringan, software dan sesuatu yang berhubungan dengan IT yang disampaikan oleh K.A Labor Fasilkom yaitu Bapak Yori Apridonal M, M.Kom. Dengan kunjungan tersebut diharapkan terciptanya kerjasama yang baik antara SMK Perpajakan Riau dengan FASILKOM baik kerjasama dalam PRAKERIN atau kerjasama untuk jadi mitra dalam pengabdian kepada masyarakat.

Seminar Pemanfaatan E-Learning dan Studi Tour Ekskursi STMIK Budi Darma Medan

FASILKOM mengadakan  “Seminar Pemanfaatan E-Learning Dengan Konten Multimedia Menuju Sistem Pembelajaran Daring dan Uji Kompetensi Bidang Ilmu Komputer Untuk Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)”

Seminar yang dijelaskan oleh Bpk Rangga Firdaus, M.Kom menjelaskan apa itu SKPI? ke mahasiswa UNILAK dan mahasiswa STMIK Budi Darma Medan serta menjalin kerjasama dgn UNILAK untuk penerbitan SKPI.

Menurut Permendikbud No. 81 Tahun 2014, SKPI merupakandokumen yang memuat informasi tentang pencapaian akademik atau kualifikasi dari lulusan pendidikan tinggi bergelar. SKPI ini juga dapat dikatakan sebagai “Rekam Jejak Mahasiswa dalam Perkuliahan”. Jadi, dengan adanya SKPI ini segala macam kegiatan kita selama perkuliahan dapat digambarkan disini.

Penerbitan SKPI ini didasari oleh adanya tiga Permendikbud, yakniPermendikbud No. 73 Tahun 2013, Permendikbud No. 49 Tahun 2014, dan Permendikbud No. 81 Tahun 2014. Pemberlakuan SKPI ini mulai efektif  dilakukan pada tahun akademik 2014/2015 ini.

Pada SKPI juga dimuat mengenai KKNI atau Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia. Pada kolom KKNI ini menjelaskan mengenai pemahaman jenjang kualifikasi kompetensi yang dapat menyetarakan atau mengitegrasikan pendidikan dan pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pengakuan kompetensi kerja.

Dalam SKPI digunakan dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan juga Bahasa Inggris sebagai Bahasa Internasional. Hal ini dilakukan karena pemakaian SKPI tidak hanya berlaku pada wilayah Nasional saja, namun juga hingga wialayah Regional bahkan Internasional.

MANFAAT SKPI BAGI LULUSAN

  1. Sebagai dokumen tambahan yang menyatakan kemampuan kerja, penugasan pengetahuan, dan sikap/moral seorang lulusan yang lebih mudah dimengerti oleh pihak pengguna didalam maupun luar negeri dibandingkan dengan membaca transkrip
  2. Sebagai penjelasan yang objektif dari prestsi dan kompetensi pemegangnya
  3. Dapat meningkatkan kelayakan kerja (employability) terlepas dari kekauan jenis dan jenjang program studi.

MANFAAT SKPI BAGI PERGURUAN TINGGI

    1. Menyediakan penjelasan terkait dengan kualifikasi lulusan, yang lebih mudah dimengerti oleh masyarakat, dibandingkan dengan membaca transkrip
    2. Meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan program dengan pernyataan capain pembelajaran suatu program studi yang transparan.
    3. Menyatakan bahwa institusi pendidikan berada dalam kerangka kualifikasi nasional yang diakui secara nasional dan dapat disandingkan dengan program pada institusi luar negeri melalui qualifiaction framework masing-masing negara.
    4. Meningkatkan pemahaman tentang kualifikasi pendidikan yang dikeluarkan pada konteks pendidikan yang berbeda-beda.