UNILAK Mengikuti “Workshop Menyongsong Transformasi Digital 4.0”

Surabaya, 24 s/d 25 April 2019 Wakil Rektor I Dr. Junaidi di dampingi 3 staff Pegawawai unilak Menghadiri “Workshop Menyongsong Transformasi Digital 4.0”  dalam kegiatan yang dihadiri 44 perguruan tinggi & 107 Peserta se-indonesia, berikut daftar Perguruan Tinggi yang ikut serta :

  1. STT IBNU SINA BATAM
  2. STIKES MAMBAUL ULUM SURAKARTA
  3. STIE LATIFAH MUBAROKIYAH
  4. IAI LATIFAH MUBAROKIYAH
  5. STIT AL KHAIRIYAH
  6. STIKOM AL KHAIRIYAH
  7. STIE AL KHAIRIYAH
  8. IAIN LANGSA
  9. AKPER PEMKAB NGAWI
  10. STIE JAMBATAN BULAN TIMIKA
  11. IAIN MANADO
  12. UNMER SURABAYA
  13. AKFAR DAN AKAFARMA PUTERA INDONESIA MALANG
  14. POLTEK PARIWISATA MAKASAR
  15. IAIN AMBON
  16. BRI UNIVERSITY
  17. POLITEKNIK SUKABUMI
  18. STIKES PANTI WALUYA
  19. POLTEK LPP JOGJA
  20. UNIVERSITAS IBNU CHALDUN
  21. UNIVERSITAS LANCANG KUNING
  22. INSTITUT TEKNOLOGI YOGYAKARTA
  23. FK UKI JAKARTA
  24. UNIV MPU TANTULAR
  25. UNIV BSI BANDUNG
  26. UNIV BANDUNG RAYA
  27. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TASIKMALAYA
  28. IPMI BUSINESS SCHOLL JAKARTA
  29. UNIVERSITAS TEKNOLOGI SULAWESI UTARA
  30. POLITANI
  31. STKIP PGRI BANGKALAN
  32. SEKOLAH TINGGI FILSAFAT DRIYARKARA
  33. INSTITUT BISNIS NUSANTARA
  34. POLITEKNIK NEGERI KETAPANG
  35. POLITEKNIK BSI
  36. STIT ISLAMIC VILLAGE TANGERANG
  37. STES ISLAMIC VILLAGE TANGERANG
  38. IAIN JEMBER
  39. IAIN TERNATE
  40. STT RUSSEL TIMIKA
  41. STKIP KUSUMA NEGARA
  42. STEBIS IGM
  43. UNISDA LAMONGAN
  44. STP-IPI MALANG

Teknologi informasi terus berkembang dan ini berpengaruh terhadap pendidikan tinggi. Unilak saat ini menyiapkan diri untuk menyonsong transformasi edukasi digital 4.0. Dalam persiapan itu, Wakil Rektor 1 Unilak, Dr. Junaidi mengikuti workshop menyonsong Transformasi Edukasi Digital 4.0 di Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mitra Unilak, PT. Sentra Vidya Utama (Sevima) pada tanggal 24-26 April 2019. Dr. Junaidi menyatakan “untuk masuk ke revolusi industri 4.0 kita harus melakukan transformasi edukasi digital 4.0”. Transformasi ini sangat diperlukan agar perguruan tinggi dapat eksis dan berperan dalam ketatnya persaingan saat ini. “Transformasi yang dilakukan Unilak saat ini seperti penerapan sistem informasi akademik secara online dan blended learning. Inti dari transformasi edukasi adalah pemanfaatan teknologi dalam pendidikan dan perubahan budaya ke arah digital” Sebut Junaidi yang menjabat wakil rektor I Unilak. Pada seminar yang dilaksanakan oleh Ceo PT. Sentra Vidya Utama Bapak  Sugianto Halim S.Kom., M.MT menghadirkan Beberapa pembicara diantara :

  1. Ir. Moses L Singgih, M.Sc., MRegSc., Ph.D.“Persiapan Akreditasi IAPS 4.0”
  2. Gerald Ariff B.Eng (Hons) MSc “Pembelajaran Jarak Jauh: Tantangan & Peluang untuk Institusi Pendidikan Tinggi di Era Pendidikan 4.0”
  3. Mahendri Winata S.T “Strategi mudah pelaporan FEEDER & SISTER

Hebat, Anak Petani di Kuansing Jadi Pemuncak Yudisium Fasilkom Unilak

 PEKANBARU- Wajah bahagia Yogo Tornandes terlihat jelas saat dipanggil sebagai pemuncak di Yudisium XVIII Fasilkom Unilak. Ia resmi bergelar sarjana komputer dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,79, setelah dikukuhkan dalam sidang terbuka oleh dekan Fasilkom H. Fadjrizal SP. M.Kom, di hotel Jatra, Kamis (11/04). Turut hadir Rektor Unilak Dr. Hj. Hasnati, dan jajaran Senat Fasilkom.

Yogo mengatakan, selama kuliah di Unilak suasana kampus, teman, dan dosen, sangat membantu dirinya dalam menjalankan tugas, terlebih saat menyelesaikan tugas akhir. Dosen pembimbing memberikan suport dan mudah untuk berkonsultasi.

Yogo anak kedua dari empat bersaudara, lahir dari orangtua yang bekerja sebagai petani karet di Kabupaten Kuansing. Sejak di SMA 1 Hulu Kuantan, dirinya sudah terlihat cerdas, di kelas 1 dan 2 ia meriah juara 1. Di kelas III mengambil jurusan IPA dan meraih peringkat 4.

“Senang telah bergelar S.Kom dan bertambah bahagia menjadi pemuncak, selama kuliah 3,5 tahun saya telah menargetkan, dan akhirnya mimpi terwujud, Alhamdulillah. Saya memang ingin cepat selesai kuliah dan fokus belajar, jika terlalu lama tentu akan membebani orang tua,” ujar Yogo.

Sementara itu Dekan Fasilkom, Fadjrizal, dalam sambutannya mengucapkan selamat untuk para peserta Yudisium yang telah bergelar sarjana, semoga ilmu yang didapat berguna bagi diri bangsa dan negara.

“Akan banyak tantangan kedepan, yakinlah bahwa persoalan akan dapat diselesaikan. Studi yang telah selesai merupakan satu awal langkah kedepan untuk mengejar cita-cita, perjuangan baru saja dimulai di dunia kerja dan masyarakat, alumni harus memiliki sikap optimis dan jika nanti sukses dapat terus bersilaturahmi dengan kampus” ujar Fadrijal.

Sementara itu rektor Unilak Hasnati, dalam arahannya mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang telah meraih sarjana dan menjadi alumni Unilak dan tetap menjaga nama baik almamater, bagaimanapun anda-anda semua berada di masyarakat tentu akan dikaitkan dengan almamater.

“Di era rovulusi industri, generasi milenial harus cerdas, intelektual spritual dan emosional, sikap tanggap, sigap, cepat, sopan, santun, etika, adab memang dibutuhkan saat ini dan dapat berhasil di tengah-tengah masyarakat. Persaingan semakin ketat, para alumni untuk dapat menjaga nama baik Unilak,” ujar Hasnati.
(RK7)

sumber : RiauKepri.com