Dosen FASILKOM Raih Juara II Lomba Konten Kreatif

Dosen Unilak Raih Juara II Lomba Konten Kreatif Yang Diadakan Kemenpar

Unilak-Universitas Lancang Kuning layak disebut kampus berprestasi, setelah mahasiswa nya mampu meraih prestasi di bidang olahraga,akademik dan seni,kali ini giliran tenaga Unilak yang mampu berprestasi dibidang Konten Kreatif yang diadakan kementrian pariwisata RI di media sosial,di catat atas nama Fadli Suandi dosen Fasilkom Unilak.

Fadli Suandi yang mengikuti lomba kategori Konten kreatif melalui media sosial Facebook berhasil meraih juara 2,dengan keberhasilan ini iapun memperoleh uang tunai 3 juta rupiah

Adapun konten kreatif yang dikirim Fadli Suandi berupa foto acara Balimau Kasai yang diadakan di Pelalawan,Riau beberapa waktu lalu. Karya Faldi Suandi mampu meyakinkan tiga dewan juri yang terdiri dari Arbain Rambey Fotografer Senior Kompas,Jalu Tajam dari GenpI dan Bambang Wijanarko juri dari kementerian Pariwisata RI setelah menyingkirkan lebih dari dua ribu tujuh ratus karya yang masuk kepanitia.

Fadli Suandi dihubungi lewat telepon Kamis (25/5) menyebutkan bahwa ia merasa senang karya fotonya mendapatkan juara 2, pengumuman pemenang baru diketahui pada tanggal 23 Mei lalu,
“Ada tiga karya foto yang saya kirimkan,lomba foto ini tema nya tentang pesona Ramadan di seluruh Indonesia,dan karya foto ini harus digabungkan juga dengan narasi yang menggambarkan tentang Ramadan ” ujar Fadli Suandi

Mandi Balimau

Tradisi mandi balimau adalah tradisi menyambut bulan ramadhan. Acara ini biasanya dilaksanakan sehari menjelang masuknya bulan puasa. Upacara tradisional ini selain sebagai ungkapan rasa syukur dan kegembiraan memasuki bulan puasa, juga merupakan simbol penyucian dan pembersihan diri.

Tradisi ini dapat dijumpai pada provinsi Riau dan provinsi Sumatera Barat. Masyarakat beramai-ramai turun ke sungai untuk mengikuti dan memeriahkan tradisi ini.

Sungai Nilo yang terletak di Desa kembang bunga, kabupaten Pelalawan menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk melaksanakan tradisi mandi balimau. Pada lokasi ini masyarakat dapat menikmati jernihnya air sungai dipadu dengan indahnya pemandangan hutan yang masih asri.

Untuk menuju lokasi sungai nilo, ditempuh melalui jalur darat menggunakan sepeda motor atau mobil dengan jarak tempuh sekitar 4 hingga 5 jam dari kota Pekanbaru.

Berikut foto yang meraih juara :

FASILKOM Studi ke Kuala Lumpur

(Kuala Lumpur, 2-5-18) Untuk menghadapi perkembangan revolusi Industri ke empat yang bergerak cepat, Univeritas Lancang  Kuning  kuning menyiapkan mahasiswanya agar mampu berkompetisi,  salah satu upaya yang dilakukan oleh Universitas Lancang Kuning (Unilak) melakukan studi lapangan ke luar negeri, yakni ke Malaysia dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan pengalaman mahasiswa.

Studi lapangan mahasiswa unilak dilakukan oleh fakultas ilmu komputer di Mimos, sebuah lembaga pengembangan ICT(internasional communicatio. technology).Mimos adalah sebuah pusat lembaga penelitian dan pengembangan di bidang  teknologi dan komunikasi yang ternama di Malaysia yang berada di bawah naungan kementerian sains, teknologi dan inovasi malaysia.Kamis (3/4).

Studi lapangan diikuti 55 mahasiswa pada tanggal 3 Mei. Hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor I Unilak Dr.Junaidi, Dekan Fakultas Ilmu Komputer Fadrizal .M.kom dan beberapa dosen.

“Pihak Mimos menyambut baik kedatangan mahasiswa Unilak untuk belajar di Mimos. Pihak Mimos juga membuka peluang kerjasama dengan Uanilak untuk pengembangan ICT”

 ungkap Wakil Rektor 1 Unilak

“Mahasiswa Unilak harus siap menghadapi Revolusi Industri 4.0 dengan menyiapkan kemampuan dalam bidang ICT. Ujar Dr.Junaidi.

Dengan membawa mahasiswa studi ke luar negeri, diharapkan lulusan unilak nanti semangin berkualitas dan mampu bersaing di bursa kerja internasional.

Junaidi  menambahkan Iklim internasional harus dikenalkan lebih awal kepada mahasiswa agar mereka siap memasuki dunia tanpa batas saat ini dengan ICT dan Unilak siap menghadapinya.

Sumber : www.unilak.ac.id

Yudisium XVI

(Pekanbaru, 26-4-18) Fakultas Ilmu Komputer Universitas Lacang Kuning telah meluluskan 102 mahasiswa pada angakatan ke 16, dimana kegiatan yudisium tersebut di helat di Prime Park Hotel pekanbaru pada Tanggal 26 April 2018 . Sebanyak 102 mahasiswa dikukuhkan menjadi Serjana Komputer (S.Kom) dalam pengukuhan tersebut langsung dibacakan oleh Dekan Fasilkom Unilak Bapak H. Fajrizal, S.P., M.Kom yang diahadiri dan disaksikan anggota senat fakultas dan seluruh masiswa peserta yudisium.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Rektor I Universitas Lancang Kuning Bapak Dr. Junaidi, M.Hum, dalam sambutannya ia berpesan bahwa lulusan fasilkom sangat berperan penting dalam segala bidang apa lagi pada saat sekarang ini yang dikenal dengan generasi zaman now sangat dibutuh kan ilmu dan skill yang berkaitan dengan bidang ilmu teknologi. Disamping itu juga WR I berpesan kepada alumi agar senantiasa menjaga nama baik almamater unilak yang disandang oleh alumni sehingga membawa dampak yang positif dalam pengembangan unilak kedepan.

Tidak lupa juga Dekan Fasilkom dalam sambutannya berpesan kepada alumni yang di yudisium hari ini untuk ikut andil dalam kemajuan Fakultas Ilmu Komputer. Disamping itu juga Dekan Fasilkom memohon doa dan dukungan kepada seluruh alumni Fasilkom agar secepatnya Dosen yang sedang lanjut studi agar mendapat kemudahan dalam menyelesaikan study sehigga membanawa dampak terhadap akreditasi program studi yang pada saat ini telah B ke dua prodi InsyaAllah akan meningkan menjadi Unggul dan Fasilkom membuka Program Magister Ilmu Komputer (S2).

Pada kegiatan yudisium tersebut juga diisi dengan orasi ilmiah oleh Bapak Yogi Yunefri, M.Kom yang merupan alumni Fasilkom Unilak yang telah mengabdi menjadi salah satu Dosen di Prodi Teknik Informatika Fasilkom Unilak. Pada orasi ilmiah tersebut dengan mengangkat tema Industry 4.0 Ancaman, Tantangan Atau Kesempatan?. Sebuh Intropeksi Menuju Kemajuan Teknologi Saat Ini. Pada pemaparan orasi ilmiah menkankan agar mahasiswa melecut semangan mahasiswa untuk senantiasa meningkatkan keilmuan dalam mengarungi dunia yang penuh persaingan baik dari sumberdaya manusia dan teknologi.

sumber : www.sapariau.com